Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Beranda » ASpirasi Sultra » FKBRM Kritik Keras Rencana Pengukuhan Pengurus Masyarakat Adat Tolaki di Routa

FKBRM Kritik Keras Rencana Pengukuhan Pengurus Masyarakat Adat Tolaki di Routa

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Konawe – Forum Keluarga Besar Routa Mepokoaso (FKBRM) menyampaikan kritik terhadap rencana pelaksanaan pengukuhan pengurus Masyarakat Adat Tolaki (MAT) di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Kritik tersebut muncul setelah beredarnya surat undangan tertanggal 24 Maret 2026 dengan nomor 004/SKL-AMRB/III/2026. Surat itu disebut disebarkan oleh pihak yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Routa Bersatu.  Ketua Umum FKBRM, Supardin, S.Hut, menilai proses inisiasi kegiatan tersebut terkesan tidak melibatkan tokoh masyarakat adat Tolaki asli di Routa. Ia menyebut hal ini berpotensi menimbulkan polemik di tengah Masyarakat, demikian dikatakannya pada awak media Rabu 25/03/2026.

Dikatakannya, selaku tokoh pemuda dan masyarakat tolaki asli Routa dirinya menganggap ini mencederai martabat mereka selaku masyarakat adat Tolaki yang lahir  dan hidup di tanah Routa. Dimana menurut mereka ada oknum yang diduga telah lancang dan terlalu dalam memasuki dalam proses inisiasi hingga indikasi Intervensi dalam membentuk masyarakat adat tolaki Routa, “sedangkan oknum ini (terindikasi.red) bukan darah dan masyarakat adat tolaki bahkan juga (diduga) bukan orang yang lahir di tanah routa secara etika dan hak di mana dasarnya ini adalah perilaku yang  tidak selaras dengan ajaran adat secara umum  sebagai mana ajaran mendasar adat mengedepankan  nilai-nilai moral dan norma-norma etika,” tegas Ketua FKBRM ini.

Ilustrasi

“Ini tiba-tiba melakukan pengukuhan pengurus  masyarakat adat tolaki (MAT) di Routa tanpa ada konfirmasi dan keterlibatan semua tokoh masyarakt adat  tolaki asli routa, ini jelas secara etika moral dan proses-proses pembentukan pelaksaan lembaga  masyarakat adat tercederai tidak sejalan bahkan terkesan tidak menghargai masyarakat adat asli tolaki routa itu sendiri yang mendiami daerah tersebut,” Jelasnya.

Supardin menambahkan pengukuhan pengurus Masyarakat Adat Tolaki seharusnya melibatkan tokoh adat dan masyarakat Tolaki asli yang selama ini hidup dan menetap di Routa. Proses yang tidak partisipatif dapat menimbulkan kesalahpahaman, katanya.

Menurutnya, pembentukan lembaga adat semestinya dilakukan dengan mengedepankan nilai-nilai adat, norma, serta etika yang berlaku dalam masyarakat Tolaki.

Ia juga menilai, langkah pengukuhan yang dilakukan tanpa komunikasi dan koordinasi dengan tokoh adat setempat berpotensi mencederai prinsip-prinsip pembentukan lembaga adat.

Lebih lanjut, Supardin mengingatkan Lembaga Adat Tolaki (LAT) Provinsi Sulawesi Tenggara untuk tetap menjaga independensi dan tidak memberikan legitimasi terhadap kepengurusan yang dinilai tidak melalui proses yang sesuai. “Agar tetap menjaga moralitas dan kemurian lembaga adat tanpa (dugaan) di campuri dan (terindikasi) disetel oleh oknum-oknum yang bukan bagian dari masyarakat adat tolaki dan kami meminta untuk tidak memberikan legitimasi terhadap pengurusan masyarakat  adat tolaki di routa yang nota benenya bukan orang yang berdarah tolaki, jika ini berlanjut kami yakinkan dan pastikan kami masyarakat dan pasukan adat tolaki asli routa tidak akan tinggal diam karena ini menyangkut harga diri kami selaku masyrakat putra putri tolaki dan pasukan adat tolaki yang eksis,” tegasnya.

“Kami berharap semua pihak dapat menghormati mekanisme adat yang berlaku serta menjaga marwah lembaga adat,” tambahnya.

FKBRM juga mengimbau agar seluruh pihak menahan diri dan mengedepankan dialog guna menghindari konflik di tengah masyarakat.

Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat, Aspin, menegaskan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai adat Tolaki dalam setiap proses sosial kemasyarakatan.

“Ine konasara ie pine sara, inae lia sara ie pineka sara. Siapa yang menjunjung adat akan dimuliakan, dan yang melanggar adat akan dikenai sanksi,” ujarnya.

Ia berharap seluruh pihak dapat menjaga dan menghormati nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh leluhur masyarakat Tolaki di Sulawesi Tenggara. (Rls)

  • person
  • visibility 28
  • forum 0
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini 4 Alasan Kenapa Labuan Bajo Menarik untuk Dikunjungi! 26.54 Play Button

    Ini 4 Alasan Kenapa Labuan Bajo Menarik untuk Dikunjungi!

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle diaan_acil
    • visibility 1.463
    • 0Komentar

    Labuan Bajo telah menjadi salah satu destinasi yang paling banyak diincar oleh wisatawan lokal hingga asing. Memiliki pemandangan yang indah dan kekayaan alam yang menakjubkan, menjadikan Labuan Bajo destinasi liburan bernuansa pantai selain Bali. Bagi kamu yang sedang mempertimbangkan untuk berlibur ke Labuan Bajo, berikut adalah beberapa alasan yang dapat kamu diskusikan dengan teman berlibur […]

  • Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Lili Cheng
    • visibility 1.934
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Design Transcended: When Art Meets Technology in Gadgetry

    Design Transcended: When Art Meets Technology in Gadgetry

    • calendar_month Jumat, 2 Feb 2024
    • account_circle coronginfosultra@gmail.com
    • visibility 505
    • 0Komentar

    Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with the beats of progress. Within this exciting nexus, entrepreneurs and tech aficionados find a fertile ground to cultivate, explore, and thrive. As we navigate through the myriad of gadget-driven narratives, there are key trends and […]

  • Power Up: Advanced Charging Solutions and Battery Tech Innovations

    Power Up: Advanced Charging Solutions and Battery Tech Innovations

    • calendar_month Sabtu, 24 Feb 2024
    • account_circle coronginfosultra@gmail.com
    • visibility 684
    • 0Komentar

    Smart Homes: Beyond Automation to AnticipationIf 2023 could be summarized in the gadget space, it would be the year where our homes started truly “understanding” us. Gone are the days of generic automation. With advancements in AI, homes now anticipate needs. Your coffee machine knows when you’ve had a rough night and adjusts the brew […]

  • Wujud Nyata Komitmen PT. SCM Beri Beasiswa, PC PMII Konawe: Patut Diapresiasi dan Didukung

    Wujud Nyata Komitmen PT. SCM Beri Beasiswa, PC PMII Konawe: Patut Diapresiasi dan Didukung

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle coronginfosultra@gmail.com
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Konawe, AspirasiRakyat.Pro — Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Konawe menyatakan dukungan penuh terhadap langkah PT. SCM dalam mendorong pemerataan akses beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa di wilayah Kabupaten Konawe. Ketua PC PMII Konawe, Harbiansyah, menyampaikan bahwa program beasiswa yang diinisiasi oleh PT. SCM merupakan langkah positif dalam meningkatkan kualitas sumber daya […]

  • Karang Taruna Lalomerui Sentil ‘Save Routa’: Jangan Klaim Wakili Kami

    Karang Taruna Lalomerui Sentil ‘Save Routa’: Jangan Klaim Wakili Kami

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle coronginfosultra@gmail.com
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Konawe,  Aspirasirakyat.pro— Polemik terkait aktivitas PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) di Kecamatan Routa yang belakangan dikritik oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan “Save Routa”, menuai reaksi keras dari berbagai kalangan aktifis hingga tokoh pemuda didaerah ini, sebelumnya wakil ketua Lembaga PEKAT Sultra, Karmin dan ketua KAMI Sultra, Randi Liambo membantah keras tudingan tudingan yang dianggap tidak […]

expand_less